[ad_1]
© Disediakan oleh Kumparan
dr. Aris Yudhariansyah
MEDAN | Satgas COVID-19 Sumatera Utara (Sumut) belum menemukan adanya varian COVID-19 India atau yang juga disebut B.1617 belum terdeteksi di Sumut. Masyarakat diimbau untuk terus waspada terhadap penularan COVID-19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Sejauh ini virus corona belum ada kita deteksi,” ungkap Jubir Satgas COVID-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah, Minggu (2/5).
Sebagaimana diketaui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta provinsi-provinsi di Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan untuk lebih berhati-hati dan selalu mengontrol pandemi COVID-19 sekaitan dengan sudah terdeteksinya 10 orang di Indonesia yang terjangkit.
Menurutnya, untuk mengontrol masuknya virus itu cukup sulit karena kawasan Sumatera merupakan pintu gerbang jalur laut yang memudahkan orang untuk perjalanan ke luar atau masuk di Selat Malaka.
Meski begitu, dalam hal penangananya, Satgas COVID-19 masih berpedoman pada edaran yang digunakan BPBD selama ini. Artinya, jelas dia, penanganan untuk virus corona mutasi India ini, diperlakukan sama dengan COVID-19 pada umumnya.
“Penanganan khusus tidak ada, masih normal untuk penanganan COVID-19,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agara terus waspada terhadap penularan Covid-19. Di samping itu dia mengingatkan agar tetap konsisten menerapkan perilaku 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menghindari mobilisasi dan interaksi. | SUMUT NEWS
© Disediakan oleh Kumparan
Pos COVID-19 B.1.617 Belum Terdeteksi di Sumut, warga Tetap Diimbau Jalankan Prokes muncul pertama kali Kabar Berita Indonesia.
[ad_2]
Sumber Berita












