[ad_1]
Upacara tabur bunga tepat di area on Eternal Patrol KRI Nanggala-402 ini dilaksanakan untuk mengenang sekaligus mendoakan arwah 53 prajurit TNI AL yang gugur dalam pengabdian dan tugas, dimana di dalam keheningan dalamnya laut telah terbaring para prajurit pemberani KRI Nanggala-402. Baca juga: KSAL: Kehadiran Presiden Jadi Semangat bagi Keluarga KRI Nanggala 402
Dalam kesempatan tersebut, Yudo menyampaikan sebagai rekan seperjuangan dalam menegakkan kedaulatan negara di laut, TNI Angkatan Laut sangat memahami bahkan turut merasakan bahwa kehilangan 53 prajurit terbaik bangsa telah menorehkan perasaan duka yang mendalam baik bagi segenap anggota keluarga prajurit, maupun bagi TNI AL, TNI, bangsa dan negara. Baca juga: Wakil KSAL Berharap Indonesia Punya Banyak Kapal Selam

“Selaku Kepala Staf Angkatan Laut dan atas nama keluarga besar TNI Angkatan Laut, saya mengajak kita senantiasa mendoakan para prajurit kesatria KRI Nanggala-402, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahu Wata’ala memberikan tempat terbaik dan mulia bagi mereka semua di sisi-Nya.”
Dalam kegiatan tabur bunga di perairan Selat Bali ini, KRI dr. Soeharso didampingi lima KRI yaitu, KRI Rigel-933, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Pulau Rengat-711, KRI Bontang-907 dan KRI Soputan-923. Disamping itu ada juga kapal Singapura MT. Swift Rescue Singapore, kapal Malaysia MV. Mega Bakti, KN Tanjung Dato milik Bakamla, KN Kamayana Basarnas dan KP Barata Baharkam milik Polri serta 1 Heli Panther TNI AL.
Rangkaian kegiatan tersebut antara lain, pengajian Narasi Sejarah KRI Nanggala-402, penghormatan kepada almarhum prajurit KRI Nanggala-402, diam penciptaan, parade karangan bunga dengan pembacaan doa KSAL, dan penghormatan terakhir kepada pahlawan yang meninggal, dan diakhiri dengan bunga dari keluarga kru KRI Nanggala -402.
(chip)












