Mulai Produksi di Thailand, Royal Enfield Siap Ngejoss di Asean – Otomotif

  • Whatsapp


Ilustrasi, Royal Enfield Meteor 350 – dok.Ultimate Motorcycling

Bangkok, Majalahtime.com – Setelah pada November 2020 meresmikan pabrik di Chachoengsao – sebuah provinsi yang terletak di timur Bangkok dan utara pantai Pattaya – Thailand, kini Royal Enfield mulai memanfaatkannya untuk produksi. Sejak Kamis (25/11/2021) kemarin pabrikan asal India itu memproduksi motor yang dilakukan bersama pabrikan lokal Thailand, OEM GPX.

“Model terbaru dari Royal Enfield (yang diprduksi di pabrik Thailand ini) dikembangkan bekerja sama dengan pabrikan sepeda motor Thailand, OEM GPX, yang akan membuat lebih banyak sepeda motor lebih kecil yang akan berseliweran di mana-mana di Thailand,” bunyi pernyataan pabrikan yang dilansir Pelatih dan Berkendara Ekspres, Sabtu (27/11/2021).

Untuk waktu selanjutnya pabrikan yang kini dimiliki Eichers Motor – sebuah perusahaan di Chennai – itu akan mengekspor motor dalam bentuk terurai (CKD) ke Thailand yang selanjutnya diproduksi di pabrik tersebut. Model pertama yang dirakit adalah Himalaya dan 650 Twins (Interceptor dan Continental GT ) dan mulai November tahun ini.

Royal Enfield Himalayan versi baru – dok.Istimewa

“Royal Enfield telah bekerja secara ekstensif untuk menumbuhkan dan memperluas segmen sepeda motor kelas menengah secara global,” kata Direktur Eksekutif Royal Enfield, B. Govindarajan.

Motor hasil produksi itu tak hanya disebar di Thailand, tetapi jajakan di berbagai negara di kawasan regional Asean. Meski di tahun 2020 lalu penjualan merek ini menciut 2% di Thailand namun manajemen meyakini penjualan di masa depan akan jauh lebih baik karena dengan adanya pabrik di Negeri Gajah Putih itu maka bisnis akan lebih efisien.

Sementara, laman milik lembaga riset Data Sepeda Motor belum lama ini melaporkan selama sembilan bulan pertama – atau dari Januari hingga September 2021 penjualan global Royal Enfield mencapai 436.017 unit. Jumlah itu naik 14,8% dibanding periode sama 2020, namun ambles 9,3% dibanding sembilan pertama 2019.

Royal Enfield – dok.Waktu Sekarang

Di India, penjualan naik 14,4% dibanding 2020, tetapi minus 12,2% dibanding 2019), bahkan di Sri Lanka penjualan di kurun waktu itu ambrol hingga 96% ketimbang Januari – September 2019. “Tetapi di Eropa penualannya luar biasa, karena naik 38,4% dibanding 2020 dan kesuksesan luar biasa di Italia ( yang naik 124%), di Prancis, dan Inggris,” bunyi keterangan riset Data Sepeda Motor.

Sedangkan di Amerika Latin, merek ini juga berkembang pesat, dengan mencapai rekor baru dari bulan ke bulan dan dengan total kenaikan penjualan hingga 116%. Penjualan di Brasil melonjak 179%, Argentina meroket 128% dan Kolombia menanjak hingga 60%.

“Hanya di Asean penjualan merek ini karena terimbas penurunan pasar setempat,” tulis lembaga riset asal Roma, Italia itu. (Fer/Ara)



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.