Lord Luhut Semakin Bikin Keki Pabrikan Jepang – Otomotif

  • Whatsapp


Wuling Hongguang Mini EV, mobil listrik mungil terlaris di dunia, bakal diproduksi di Indonesia. (inf.news)

JAKARTA, Majalahtime.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi pabrik mobil asal Cina, Wuling Motors di Karawang, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Terlepas dari upaya Lord Luhut, begitu ia biasa dijuluki netizen, untuk mendorong elektrifikasi pada industri otomotif di dalam negeri, namun langkahnya terus membuat keki para pabrikan Jepang di Indonesia.

Sebelumnya, pertegahan September lalu, Luhut bersama Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga berhasil mendorong investasi Hyundai dan LG sel baterai pertama di Asia Tenggara, juga di di Karawang New Industry City, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo ikut meresmikan rem tanah pabrik sel baterai bernilai US$ 1,1 milar itu.

Menariknya, dalam kunjungan kerja kedua momen industrial otomotif tersebut, Lord Luhut tidak mengajak perwakilan dari Kementerian Perindustrian atau Kementerian Kordinator Perekonomian sebagai lembaga resmi yang menaungi manufaktur di Indonesia. Soal ini, Majalahtime.com enggan membahas lebih lanjut!

Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan lagi mencoba mobil listrik Wuling Motors (Wuling Motors)

Menyangkut rencana Wuling memproduksi mobil listrik di Indonesia, sudah pernah diinformasikan pada berita sebelumnya. Seorang eksekutif senior Wuling Motors, Shao Jie, seperti dilaporkan China Daily, Kamis (16/9/2021) dalam World New Energy Vehicle Congress di Beijing, Cina, telah memastikan kabar tersebut.

Wuling Hongguang Mini EV, mobil listrik mungil terlaris di dunia, bakal diproduksi di Indonesia. Mobil listrik ini sudah terjual lebih dari 370.000 unit sejak peluncuran perdana 2020 lalu.

Artinya, rencana Wuling ini langsung disambut Lord Luhut dengan dukungan moral, lewat kunjungan kerja ke pabrik. “Kalau bisa dipasarkan secepatnya, akhir 2022 agar masyarakat juga bisa beralih ke mobil listrik lebih cepat,” kata Lord Luhut, julukan menteri serba bisa ini, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/10/2021).

Mantan Danjen Kopasus itu juga menyempatkan diri mencoba secara langsung Wuling Hongguang Mini EV di fasilitas Wuling Indonesia. Fakta ini sekaligus mengonfirmasi kalau Wuling memang lagi siap-siap merakit secara lokal mobil listrik mungil itu.

Menteri Luhut tengah melihat proses produksi Wuling Almaz di pabrik Wuling Motors, Karawang, Jawa Barat. (Wuling Motors)

Kendala yang dihadapi terkait peningkatan populasi mobil listrik di Indonesia, adalah infrastruktur cas baterai yang minim. Selain itu, perlu ada insentif tambahan supaya mobil listrik bisa lebih murah dan mengubah budaya konsumen Indonesia dari yang biasa mengemudikan mobil bensin.

Wuling Honggung Mini EV dibangun menggunakan platform GSEV, dibekali baterai 9,3 kWh dan 13,9 kWh. Kedua varian ini berurutan mampu menempuh jarak tempuh 120 km dan 170 km ketika baterai terisi penuh sampai habis.

Mobil berkapasitas 2-penumpang ini, disebutkan punya berbagai kelebihan, antara lain konektivitas 5G, otonomous, sampai basis data awan.

President Director Wuling Motors, Shi Guoyong mengatakan, Wuling Motors hadir di Indonesia dengan strategi jangka panjang dan modal investasi serius. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah memasuki era kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

“Realisasi investasi Wuling di Indonesia dimulai dari pembangunan fasilitas untuk produksi dan supplier park dengan standar kualitas global. Kemudian, hingga kini kami telah menghadirkan lini produk berkualitas di pasar Indonesia, bahkan telah menjadi komoditas ekspor,” ucap Guoyong.



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.