Jurus Baru Tesla Kembali Rebut Pasar Cina, Pembiayaan DP 0% – Otomotif


Tesla Model Y – dok.Istimewa

Beijing, Majalahtime.com – Pabrikan mobil asal Amerika Serikat – Tesla Inc – terus berusaha sekuat tenaga mempertahankan penguasaan pangsa pasar mobil listrik di Cina. Pabrikan yang telah memiliki pabrik (Gigafactory) di Shanghai itu terus mencari cara untuk menggaet pembeli baru di tengah gencarnya pesaing baru baik dari merek lokal Cina maupun dari luar negeri.

Salah satu cara yang ditempuh pabrikan besutan Elon Musk ini adalah dengan menawarkan pembiayaan leasing bersyarat mudah dan berbunga rendah. “Tesla telah mulai menawarkan layananan pembiayaan mobil di Cina untuk lebih meningkatkan penjualannya di pasar kendaraan listik terbesar di dunia ini,” bunyi laporan South China Morning Post, belum lama ini.

Skema pembiayaan yang ditawarkan itu tak mensyaratkan uang muka alias down payment (DP) 0% dengan bunga 4% per tahun. Fasilitas itu disediakan bagi calon pembeli mobil Tesla Model 3 dan Tesla Model Y, dua mobil terlaris Tesla yang diproduksi di lokal Cina.

Diler Tesla di Cina – dok.SCMP

Dengan skema pembiayaan itu maka pembeli Tesla Model Y yang berbanderol 276.000 yuan dengan DP 0% dan bunga 4% per tahun maka pembeli cukup membayar cicilan 5.520 yuan saban bulan. Besaran angsuran itu untuk masa kredit atau tenor hingga lima tahun.

“Sehingga dalam lima tahun pembeli membayar 331.200 yuan. Tentu ini sangat meringankan bagi para konsumen kalangan muda,” sebut Tesla dalam pernyataan yang diposting di situs microblogging weibo.

Jika Tesla ketar-ketir dengan penjualannya di negeri dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia (yakni 1,44 miliar jiwa) itu cukup beralasan. Pasalnya pesaing baru dari merek lokal yang terus bermunculan juga menawarkan teknologi yang mirip-mirip dengan miliknya.

Mereka adalah Nio, Xpeng, dan Li Auto. Mereka tak hanya ekspansif dalam menyuguhkan produk baru tetapi juga dalam memperluas area atau wilayah penjualan. Bahkan secara perlahan namun pasti, penjualannya terus naik.

Mobil listrik Xpeng – dok.The Street

“Data pengiriman mobil hingga saat ini membuktikan bahwa pasar mobil listrik Cina sekarang tumbuh dengan pesat. Kinerja penjualan yang cerah tiga perusahaan (Nio, Xpeng, Li Auto) menunjukkan bahwa orang-orang muda semakin tertarik pada mobil listrik, daripada mobil konvensional, mereka tak fanatik ke merek melainkan tampilan, teknologi, plus harga yang menarik,” kata analis independen di bursa saham Shanghai, Gao Shen. teknologi,

Belum lagi di segmen pasar orang muda – yang jumlahnya mayoritas di struktur penduduk Cina – itu Tesla juga harus berharus berhadapan dengan Wuling Motors yang menyuguhkan mobil listrik murah Wuling Hongguang Mini EV. Bahkan mobil ini telah mengalahkan Tesla dalam penjualan di sepuluh bulan pertama tahun ini.

Data yang dihimpun Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dikutip Di dalam EV, Senin (30/11/2021) menunjukkan Wuling Hongguang berada di peringkat pertama dan Tesla di posisi kedua (secara total Model 3 dan Model Y) dalam daftar penjualan selama Januari – Oktober di Cina.

Mobil Listrik Wuling Hongguang Mini EV di Cina – dok.China Daily

Berikut data selengkapnya:
Wuling Hong Guang Mini EV – 328,001 unit
Tesla Model 3 – 112.297 unit
Tesla Model Y – 106.236 unit
BYD Qin Plus PHEV – 76.213 unit
BYD Han (BEV) – 66.538 unit
Li Xiang One EREV – 62.919 unit
Changan Benni EV – 59.556 unit
GAC Aion S – 56.891 unit
Chery eQ – 51.459 unit
Great Wall Ora Black Cat – 51.166 unit
Sumber: CPCA, 2021. (Lakukan sekarang)



Sumber Berita

Pos terkait