Indonesia Mampu Kuasai Ekonomi Digital di ASEAN pada 2025


Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memproyeksikan Indonesia bisa menjadi negara dengan pertimbuhan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) pada tahun 2025. Diperkirakan nilai transaksi ekonomi digital tembus Rp 1.700 triliun.

“Potensi nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun 2025 berdasarkan data dari Google dan Temasek proyeksi nilai transaksi ekonomi digital mencapai Rp 1.700 triliun,” kata Teten dalam dialog daring di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Menurut dia, peluang tersebut harus dimanfaatkan pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian. Khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) yang jumlahnya mencapai 64 juta di seluruh Indonesia.

Teten menyebut mayoritas transaksi digital di Tanah Air didorong oleh platform perdagangan elektronik. Adapun transaksi itu merupakan perdagangan yang dilakukan oleh UKM. Dengan kata lain, adanya adopsi teknologi digital semakin meningkatkan pasar produk-produk usaha kerakyatan.

“Hal ini menjadi bukti bahwa ekosistem digital memainkan peran penting dalam memperluas pasar UKM dan berkontribusi lebih terhadap perekonomian Indonesia. Tercatat, pada semester I tahun 2021 kontribusi UKM mencapai Rp 186,8 triliun,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, lanjut Teten, pemerintah terus mendorong adanya transformasi digital pada UKM. Ditargetkan pada tahun 2024 sebanyak 30 juta UKM telah sedang naik pesawat dalam ekosistem digital.

“Pemerintah terus berupaya untuk mendorong UKM sedang naik pesawat dalam ekosistem digital. Tercatat setidaknya 16,9 juta pelaku usaha telah terhubung dalam ekosistem digital. Angka ini menjadi meningkat lebih dari 100% jika dibandingkan dari sebelum masa pandemi COVID-19,” pungkasnya.

Redaktur: Eko Adiwaluyo





Sumber Berita

Pos terkait