Alodokter Resmi Meraih Sertifikasi PSEF

  • Whatsapp


Regulasi menjadi substansi sekaligus bukti bagi para penyelenggara telefarmasi. Pasalnya, berdasarkan Badan Litbank Kemenkes, pandemi COVID-19 menjadi momentum bagi para penjual tidak resmi menjual obat-obatan dan alat kesehatan secara daring. Hal ini menimbulkan risiko keamanan kepada konsumen dan pasien. Dalam hal ini, Alodokter yang merupakan salah satu pemain resmi mendapatkan sertifikasi Penyelenggaraan Sistem Elektronik Farmasi (PSEF).

Keberhasilannya mendapat sertifikasi PSEF ini semakin memperkuat komitmennya menjadi ekosistem layanan kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk dalam penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang aman dan berkualitas. PSEF merupakan badan hukum yang menyediakan, mengelola atau mengoperasikan e-farmasi untuk keperluan sendiri atau pihak lain yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Untuk mendapatkan sertifikasi PSEF ini, Alodokter harus memiliki dua sertifikasi lainnya. Di antaranya izin dari Kemenkes dan surat tanda Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dari Kominfo.

Suci Arumsari, President Director dan C-Founder Alodokter mengatakan, dalam mendukung pemerintah memberi layanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia, penting bagi Alodokter untuk senantiasa mengikuti regulasi yang berlaku. Menurutnya, dengan sertifikasi PSEF ini menjadi bukti Alodokter menjalankan kefarmasian berbasis internet yang sesuai dengan ketetapan peraturan.

“Kami sependapat dengan Kemenkes bahwa digitalisasi telah mempermudah akses bagi masyarakat mendapat obat-obatan. Namun, sepenuhnya harus diawasi agar tidak disalahgunakan. Oleh sebab itu, ke depannya kami ingin memberikan kenyaman bagi masyarakat untuk mendapatkan obat-obatan di Alodokter,” ujar Suci.

Dalam praktiknya, Alodokter telah memberikan banyak kemudahan bagi pasien tak hanya dalam memesan obat-obatan, tapi juga dalam menebus resep di aplikasi yang sama seperti membeli obat langsung di apotek. Resep yang ditebus tentunya sudah diverifikasi oleh dokter dan apoteker di dalam aplikasi.

Dengan begitu, keaslian data pada resep tidak perlu diragukan. Pengguna juga bisa langsung mengobrol dokter yang terhubung juga dengan apoteker di dalam aplikasi apabila ada hal yang ingin ditanyakan terkait obat maupun efek samping. Alodokter juga menjaga dengan baik kerahasiaan data pasien yang ditunjukkan dengan keberhasilannya mengantongi sertifikasi ISO27001.

Redaktur: Eko Adiwaluyo





Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.